Gangguan Penggunaan NAPZA

Maret 31, 2018 Admin Adiksi 0

Gangguan Penggunaan NAPZA PENGERTIAN Apa yang dimaksud dengan zat? Secara teknis, adalah setiap bahan kimia yang memengaruhi fungsi normal dari tubuh dan/atau otak. Tidak semua zat adalah ilegal. Sebagai contoh, kafein (terdapat dalam kopi atau Cola), nikotin (dalam rokok) dan alkohol adalah legal, meskipun penggunaannya dapat jadi berbeda.

Mengenai NAPZA

Maret 31, 2018 Admin Adiksi 0

NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika, Dan Zat Adiktif lainnya. Kata lain yang sering dipakai adalah Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan-bahan berbahaya lainnya). NAPZA adalah zat-zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia, baik secara oral (melalui mulut), dihirup (melalui hidung) Ada banyak istilah yang dipakai untuk menunjukkan penyalahgunaan zatzat berbahaya.

Apa itu HIV/AIDS

Maret 31, 2018 Admin Adiksi 0

HIV merupakan singkatan dari ’human immunodeficiency virus’. HIV merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia (terutama CD4 positive T-sel dan macrophages– komponen-komponen utama sistem kekebalan sel), dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh.

Ragam Narkotika dan Zat Berbahaya Lainnya

Maret 31, 2018 Admin Adiksi 0

Opioida alamiah berasal dari tanaman “Papaver Somniverum”. Opioida adalah getah seperti susu yang keluar dari kotak: biji tanaman papaver somniverum yang belum masak. Getah ini, bila dikeringkan akan berwarna coklat yang dapat ditumbuk menjadi Opioida. Didalam Opioida mentah mengandung morfin 4-21% dan mengandung Codein 0,7-2,5%.

Klasifikasi dan Efek dari Gangguan Penggunaan Zat (Drugs)

Maret 31, 2018 Admin Adiksi 0

Definisi Dasar (Terminologi)

Banyak sekali istilah (Terminologi ) yang berkaitan dengan gangguan Zat, yang berubah-ubah dalam hampir tiap dekade yang berbeda pula setiap institusi atau Negara.
Istilah Gangguan yang berhubungan dengan Zat diambil dari DSM IV 1994 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders), sedangkan di Indonesia dalam PPDGJ III (ISD-10) digunakan istilah Gangguan Mental dan Perilaku akibat penggunaan Zat Psikoaktif.